Asah Pengetahuan Keislaman, Pimda Tapak Suci Kuningan Adakan Kembali Pengajian Rutin



Kuningan, UPMKnews –  Untuk mengasah ilmu serta jiwa keimanan dan ketakwaan, Pimpinan Daerah 143 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kuningan kembali menggelar pengajian rutin secara tatap muka, yang bertempat di Masjid Kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan, Sabtu (27/6/2020).

Hadir langsung Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kab. Kuningan Drs. Wahid, T.Bk.,MA. sekaligus mengisi acara pengajian.

Pengajian berlangsung ba’da shalat ashar hingga pukul 17.30 WIB, dipandu langsung oleh salah satu pengurus Pimda Tapak Suci yakni Agung Saputra, S.Pd.

Menurut penuturan Agung, “peserta yang hadir dalam pengajian kami batasi, mengingat kondisi new normal belum sepenuhnya membebaskan kegiatan dengan jumlah peserta yang banyak seperti biasanya."

"Sehingga peserta yang hadir hanya pengurus inti Pimda Tapak Suci saja, ditambah beberapa perwakilan siswa dari masing-masing Pimpinan Cabang di Kab. Kuningan." tutur Agung.

Ketua Pimda Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kuningan, Hermawan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, “dengan kondisi new normal ini Pimda TSPM Kuningan akan mengambil kebijakan strategis dengan program-program baru Pengurus Pimda TSPM"

"Salah satu program tersebut adalah pengajian rutin setiap bulan yang dilaksanakan di minggu ke empat."

Hermawan menegaskan, bahwa kedepan Pimda TSPM selama new normal ini akan mengaktifkan kembali latihan atau PLATDA atlit. Selanjutnya Tim Korp Serbaguna (KOSEGU) dengan slogannya “Inti Braja” akan dilantik dalam waktu dekat ini.

Dan kepada seluruh pengurus dan anggota Pimda TSPM Kuningan Hermawan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II Bidang SDM dan Keuangan di STKIP Muhammadiyah Kuningan berpesan, agar tetap menjaga protokol kesehatan serta menjaga semangat dan kekompakan.

Drs. Wahid dalam tausiyahnya berpesan, sebagai kader TSPM kita harus siap dan siaga untuk tetap waspada dalam menyikapi musuh-musuh islam. Dengan jargon tapak suci yaitu “iman dan akhlak menjadi kuat, dan tanpa iman dan akhlak kita menjadi lemah.”

Semoga dengan jargon Tapak Suci tersebut menjadikan pilar utama agar TSPM Kuningan berada pada garda terdepan dalam akhlak dan kebaikan.

Kemudian Wahid juga menyebutkan ada tiga golongan musuh islam yang harus kita waspadai, diantaranya adalah: yang pertama musuh dalam gerakan ideologi agama yakni Yahudi dan Nasrani, yang kedua gerakan pemikiran yang harus kita waspadai sebagai musuh islam adalah gerakan kapitalisme, komunisme dan sekularisme. Kemudian musuh yang ketiga adalah gerakan sempalan atau orang-orang yang sengaja berlindung dalam agama atau ideologi. (asa)


Bagikan berita ini | Facebook Twitter Whatsapp