Dukung Kampus Hijau, STKIP Muhammadiyah Kuningan Kembangkan Tanaman Sayuran



Kuningan, UMPKnews - Dukung Kampanye Kampus Hijau, Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan Kembangkan Tanaman Sayuran Labu Botol dan Jagung Manis di area Utara belakang Masjid kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan.

Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan Nanan Abdul Manan, M.Pd bersama Wakil Ketua 2 Bidang Keuangan dan SDM Hermawan, M.Si berhasil mengubah lahan tanah di areal belakang Masjid kampus menjadi spot cantik yang asri, iconic dan instagramable.

Dengan mengajak para dosen dan staf lainnya, Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan terus gencar hijaukan lingkungan kampus. Berhasil hanya dalam waktu 6 minggu mengelola tanaman berjenis Labu yang merupakan salah satu jenis sayuran yang berasal dari tanaman rambat dengan jenis yang beragam, antara lain labu kuning, labu air, labu siam, dan labu botol.

Dari sekian jenis labu yang ada, labu botol yang berbentuk menyerupai botol ini ternyata memiliki khasiat kesehatan yang lebih besar dibanding kawan-kawan sejenisnya. Kandungan airnya yang tinggi, menjadikan labu botol sebagai salah satu jenis tanaman yang dikembangkan oleh STKIP Muhammadiyah Kuningan, dan siap panen, ungkap Nanan pada Kamis (2/4/2020) kemarin.

Hermawan menuturkan, “Saya sangat mendukung untuk mengembangkan taman sayuran di dalam kampus, agar dapat turut bagian dalam mendukung kampanye green campus", tuturnya (3/4/2020)

Dengan memanfaatkan lahan terbatas, proses pemeliharaannya pun tanpa kotor, tanpa pestisida dan pengelolaannya dapat dilakukan oleh sivitas akademika. "Sayuran yang akan segera dipanen sebagai support bagi para dosen dan tenaga pendidikan supaya gemar mengkonsumsi sayuran serta menjaga kekebalan tubuh, ungkap Hermawan.

Tanaman labu botol ini biasa digunakan untuk makanan yang mengandung nutrisi sangat bagus bagi tubuh kita atau bisa langsung dimakan juga. "Ditengah wabah Corona kita harus tetap semangat dalam bercocok tanam, karena Kabupaten Kuningan merupakan Kabupaten yang strategis untuk pemhembangan agrikultura, kita tidak boleh panik dan slalu produktif dimanapun kita berada," ungkap Nanan.

Dalam kesempatan yang sama, Nanan juga menyampaikan Tagline STKIP Muhammadiyah Kuningan yaitu unggul dalam pendiidkan, teknologi, dan kewirausahaan. "Kita tidak selsai berbicara masalah pendidikan, tidak semua ilmu itu dipahami dan dikuasai sebatas teori saja, namun STKIP memiliki concern utk melakukan pengembangan  diberbagai lini, salah satunya adalah pertanian.

"Melalui tanaman jagung dan labu, menjdi salah satu andalan di Kuningan untuk pengembangan pangan, dan STKIP mencoba mengembangkan tanaman jagung manis sebagai upaya ketahanan pangan," pungkasnya. (sekre/asa)


Bagikan berita ini | Facebook Twitter Whatsapp