Mahasiswa KKN Buatkan Hand Sanitizer dengan Bahan Sederhana


Kuningan, UPMKnews – Banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh mahasiswa saat mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Salah satunya adalah pembuatan hand sanitizer yang dilakukan oleh mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan di Desa Padarek, Kecamatan Kramatmulya – Kuningan.

“Kami KKN kelompok 8 membuat Hand sanitizer dari bahan-bahan yang mudah didapatkan di Desa Padarek. Menurut kami, “selain masker hand sanitizer merupakan hal yang wajib digunakan pada sat ini,” kata Aan Darwati (Prodi PMTK) kepada UPMKnews (8/9/2020).

Di era pandemi ini, masyarakat sangat membutuhkan hand sanitizer untuk mencegah penyebaran covid-19. Disini kita membuat dengan bahan yang mudah di dapatkan seperti yang kita buat saat ini, yaitu Hand sanitizer berbahan daun sirih, lemon, air dan alkohol. 

Selain bisa mengirit biaya, masyarakat juga mudah menemukannya dan mudah untuk membuatnya di rumah masing-masing. Meskipun hand sanitizer yang dibuat hanya menggunakan bahan yang sederhana tetapi mempunyai manfaat yang cukup besar diantaranya daun sirih mengandung anti septik yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri, lemon berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh dan alkohol berfungsi untuk membasmi kuman.

Cara pembuatannya mudah sekali, pertama kita cuci daun sirih hingga bersih kemudian keringkan daun sirih  dan potong daun sirih menjadi kecil-kecil setelah itu masukkan daun sirih yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam panci berisi air panas. setelah selesai, ambil panci yang lebih besar dan isi panci dengan air dingin. 

Kemudian, masukkan panci berisi rendaman daun sirih ke dalam panci yang lebih besar, rebus daun sirih dengan cara seperti ditim, gunakan api kecil dan panaskan. setelah selesai diamkan dan tunggu hingga dingin lalu tuangkan air daun sirih hingga mencapai 15 %,  air 15% , alkohol 70% dan lemon secukupnya. aduk hingga merata, tuangkan kedalam botol spray dan hand sanitizer siap digunakan dan dibagikan kepada masyarakat di Desa Padarek yang membutuhkan.

Saat dipintai keterangannya, Nunu Nurfirdaus selaku DPL, dirinya membenarkan, dan sangat mengapresiasi kinerja dari para mahasiswa bimbingannya itu. Dan berharap kreativitas yang dilakukan bisa terus dikembangkan tidak saat pas KKN saja, karena hand sanitizer hari ini menjadi andalan bagi masyarakat pada umumnya, terang Nunu yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Kurikulum kepada UPMKnews. (8/9) [red]


Bagikan Berita Ini

Facebook Twitter Whatsapp