Maknai Milad Ke- 57, Pimda Tapak Suci Kuningan Siap Cetak Atlet Handal



Kuningan, UPMKnews -- Memasuki Milad perguruan pencak silat Tapak Suci (TS) yang ke-57, Jumat, 31 Juli 2020, Pimpinan Daerah 143 Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Kuningan terus bergerak menyiapkan perkaderan di berbagai level pendidikan di Kab. Kuningan.

Dengan membawa ruh Islam, sekitar 2.000 anggota Tapak Suci yang tersebar di berbagai level pendidikan dari mulai tingkat pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di Kuningan, dan berpotensi terus bertambah. Apalagi setelah UNESCO menetapkan pencak silat sebagai “Warisan Budaya Tak Benda” pada sidang ke-14 IHC di Bogota, Kolombia 9-14 Desember 2019.

Ketua Pimda 143 TSPM Kuningan Hermawan, M.Si mengucapkan selamat milad tapak suci, semoga kader dan generasi muda TS semakin tangguh, kokoh, berakhlak dan militan dalam menegakan amar mar'uf nahi mungkar.

Dengan seiringnya usia tapak suci yang ke- 57, kami Pimpinan Daerah 143 TSPM Kuningan akan terus berupaya warnai budaya bangsa, yang selayaknya dan sepantasnya kita tingkatkan kualitas dan kuantitasnya, agar TS bisa terus berkonstribusi bagi umat dan bangsa.

Dari sisi admistrasi, TSPM terus perbaiki sistem keanggotaan, termasuk terus melakukan pengembangan cabang-cabang yang terdiri dari berbagai level kader dari mulai SD, SMP, SMA/SMK bahkan Pesantren dan instasi lainya.

TSPM Kuningan juga akan terus memantau perkembangan latihan setiap anggota dari masing-masing level dan cabang, demi menyiapkan agenda Kejurda. Yang di godok langsung oleh tim Platda yang terbukti memiliki skill, teknik, dan mental untuk menjadi atlet handal yang siap menghadapi kejuaraan, baik wilayah, nasional, dan internasional.

Pimda TSPM Kuningan juga sedang membentuk tim Kosegu (korp serbaguna), dengan selogan Inti Baraja, tim Kosegu ini siap di gembleng dalam segi pisik, mental pertahanan dan ketahanan, yang nantinya akan menjadi lini depan di persyarikatan muhammadiyah.

Tak hanya itu Tapak Suci Kuningan akan terus kembangkan keilmuanya, bukan hanya berupa pisik saja, tapi tentang kepemimpinan, keorganisasian, keagamaan, serta memahami jati diri persyarikatan muhammadiyah. Agar kader TSPM memiliki integritas yang tinggi.

"Kami yakin kedepan akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang unggul lahir dari TSPM Kuningan, dan bisa diandalkan untuk kemajuan persyarikatan muhammadiyah dan bangsa," kata Hermawan. 

Tak lupa Pimda TSPM Kuningan ingin
mengucapkan terimakasih kepada para pendiri TSPM Kuningan yakni: Drs Aam, Drs. H. Kamiludin, M.M, Drs. H. Hedi Syahbudin Yamin, M.Si, Drs. H. Ramlan Safii, M.Si, Sueb, M.Pd.I, dan Drs. Selamet Prayitno, Drs. Djadja Atija M.Pd, Drs. H. Ence Sopandi, M.Pd, (alm) berkat mereka lah lahir kader-kader militan dan luar biasa.

"Dan kepada Pak Empi Adrapi, M.Si, kami begitu ta'dzim kepadanya. Beliau seorang pendekar utama dari awal datang ke Kuningan langsung ikut pengembangan di tapak suci hingga saat ini. Semoga kami yang muda bisa mengemban tapak suci ke arah yang lebih baik dan maju." tutur Hermawan yang juga menjabat Wakil Ketua 2 Bidang Aset dan SDM STKIP Muhammadiyah Kuningan kepada UPMKnews, Jum'at (31/7).

(asa)


Bagikan berita ini | Facebook Twitter Whatsapp