Peduli Perkembangan Prilaku Prososial Anak, Prodi PG-PAUD Gelar Seminar Online



Kuningan, UMPKnews -- Di tengah kondisi pandemi Covid-19, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) STKIP Muhammadiyah Kuningan terus berupaya melaksanakan segala aktivitas akademik tanpa harus bertatap muka secara langsung.

Melalui aplikasi Zoom Prodi PG-PAUD menggelar Seminar Online (dalam jaringan) pada hari Rabu (22/4/2020) kemarin, dengan mengusung tema "Layanan Bimbingan Konseling Dengan Teknik Biblioterapi Untuk Meningkatkan Prilaku Prososial Anak".

Seminar yang rutin dilaksanakan setiap bulan oleh Prodi PAUD ini dihadiri antusias peserta baik dosen, guru, mahasiswa, bahkan tidak sedikit juga para praktisi bimbingan konseling (counselor) ikut gabung dalam seminar online tersebut.

Chitra Charisma Islami, M.Pd Dosen PAUD STKIP Muhammadiyah Kuningan, yang menjadi narasumber dalam seminar daring tersebut menjelaskan, bahwa bimbingan konseling pada anak usia dini dapat diartikan sebagai proses pemberian bantuan kepada anak usia dini yang dilakukan oleh pendidik (guru atau pembimbing), agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta miliki kemampuan mengatasi atau menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.

Lebih lanjut Chitra menegaskan bahwa pendekatan biblioterapi ini sebagai upaya psikoterapi melalui bahan bacaan untuk membantu anak yang mengalami permasalahan personal, sehingga dengan terapi tersebut dapat membantu perkembangan kognitif dan prilaku anak, dengan tidak mengenyampingkan tahapan dari BK tersebut seperti, identifikasi masalah, analisis data, diagnosis, prignosis, pelaksanaan bantuan serta penilaian dan tindak lanjut.

Erik, M.Pd selaku Ketua Prodi PG-PAUD menambahkan, "melalui seminar virtual ini, memberikan wawasan kepada mahasiswa atau guru dalam mewujudkan tujuan bimbingan dan konseling di TK, semoga dengan pendekatan direct behavior consultation mampu tingkatkan prilaku prososial anak lebih baik", ungkap Erik, Rabu (22/4/2020).

(sekre/asa) 


Bagikan berita ini | Facebook Twitter Whatsapp