Pembinaan Dosen STKIPMKu bersama LLDIKTI IV


Kuningan, UPMKNews – Demi mewujudkan tujuan mencapai legalitas pembentukan Universitas melalui peningkatan kualitas para dosen, STKIP Muhammadiyah Kuningan menyelenggarakan kegiatan “Pembinaan Dosen” bersama LLDIKTI IV pada Senin (05/09/2022). Di aula Gedung Djarnawi Hadikusuma STKIPMKu.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Dosen Unggul Berbasis Implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi” ini dihadiri langsung oleh Dr. Samsuri, S.Pd., M.T selaku Kepala LLDIKTI IV sekaligus Pemateri.

Hadir pula Dr. M. Samsudin, S.Ag., M.Pd. selaku Ketua BPH STKIPMKu, beserta jajaranya.  Nanan Abdul Manan, M.Pd, selaku Ketua STKIPMKu, Dr. Casnan, M.Si., selaku Wakil Ketua 1, dan Hermawan, M.Si selaku Wakil Ketua 2.

Dan Tamu Undangan, Apt. Wawang Anwarudin, M.Sc selaku Ketua STIKESKu beserta jajarannya.

Dalam sambutanya, Ketua STKIPMKu menyampaikan banyak terimakasih atas kehadiran dan pasrtisipasi para dosen, serta khusunya terimakasih kepada Kepala LLDIKTI IV wilayah Jabar-Banten yang telah berkenan hadir pada kegiatan kali ini, momentum ini kembali mencatat sejarah bagi STKIPMKu karena merupakan kali pertama Dosen STKIPMKu dibina langsung oleh LLDIKTI IV .

“Semoga kita bisa terus berprogress positif terhadap perkembangan pendidikan, khususnya untuk mewujudkan lulusan yang bukan hanya pandai dalam akademik akan tetapi disertai kecapakan berwirausaha.” Pungkas Nanan.

Ketua BPH STKIPMKu menyampaikan, “semoga kehadiran serta motivasi yang nanti akan diberikan oleh Dr. M. Samsuri dapat memotivasi kita bersama untuk terus giat mencapai tujuan demi mewujudkan Universitas Muhammadiyah di Kuningan.”

Dr. M. Samsuri menuturkan bahwa mewujudkan Perguruan Tinggi yang  maju dan berkualitas itu dimulai dari simbiosis mutualisme antara PT dengan Dosen. “Para dosen wajib memiliki ambisi profesional dalam menjejaki tingkat jenjang jabatan akademik. Dan selalu ingat bahwa ketika mahasiswa hadir itu berarti dosen memiliki kewajiban mewujudkan mimpi mahasiswa tersebut.”

Menurut Dr. M. Samsuri, banyak cara mencapai simbiosis mutualisme tersebut, diantaranya dengan terus meningkatkan kompetensi dan wawasan serta buanglah penyakit MM (Malas Menulis), kejar terus publikasi internasional dan lakukan banyak penelitian. (sekre/Dennia).


Bagikan Berita Ini

Facebook Twitter Whatsapp