Problematika Orang Tua dalam Mendampingi Anak Tuna Rungu


UPMKNews-- Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi setiap anaknya yang bertanggungjawab atas kehidupan anak menuju arah kedewasaannya, berbagai cara dilakukan orang tua agar anak mampu berkembang sesuai dengan kemampuannya. 

Setiap anak memiliki kemampuan atau bakat yang dibawa sejak lahir, namun hal tersebut juga tentu  harus dikembangkan dan didukung oleh orang tua serta lingkunganya, banyak orang tua yang menaruh harapan sangat besar terhadap anaknya sehingga memaksa anak untuk dapat melakukan apa yang di inginkan oleh orang tuanya tanpa melihat dan menyesuaikan dengan kemampuan anaknya. Jika hal tersebut terus dibiarkan maka akan berdampak terhadap kehidupan anak yang akan terus berlanjut hingga anak tumbuh dewasa.

Adapun tidak sedikit orang tua yang dikaruniai seorang anak yang istimewa atau anak berkebutuhan khusus yaitu anak yang memiliki keterbelakangan mental, kesulitan dalam melakukan pembelajaran, hambatan fisik, hambatan pendengaran, hambatan peneglihatan, hambatan dalam berkomunikasi serta anak-anak yang memiliki bakat khusus acap kali orang tua merasa sedih, kecewa saat melihat anaknya berbeda dengan anak-anak lainnya bahkan tak jarang orang tua yang merasa malu.

Terlepas dari hal tersebut setiap anak berhak untuk tumbuh dan berkembang dengan penuh kasih sayang yang diberikan oleh orang-orang sekitarnya, penerimaan dari lingkungan terutama orag tuanya akan memberikan dampak posititf terhadap perkembangannya. Seperti anak yang memiliki permasalahan dalam pendengarannya atau anak tunarungu menyababkan anak tersebut sulit untuk berkomunikasi sehingga membawa dampak yang kompleks bagi kehidupannya yang tentu hal tersebut harus diterima oleh lingkungannya sehingga tidak membuat anak tersebut meresa berbeda dari anak yang lainnya dan tidak merasa di asingkan oleh lingkungannya.

Orang tua yang memiliki anak keterbatasan dalam pendengaran atau anak tunarungu tentu harus memiliki pola asuh atau suatu cara dalam mendidik dan mengasuh anaknya. Pola asuh yang diberikan orang tua terhadap anak tunarungu sangat diperlukan dalam segala aspek kehidupan baik secara fisik, psikis maupun sosial, ketika pola asuh terhadap anak tunarungu dilakukan secara maksimal dan dipahami setiap kebutuhannya maka perkembangan dan pertumbuhan terhadap anak tunarungu  akan mengalami kemajuan sesuai dengan kemampuan anak tersebut.  

Adapun dalam dalam memberikan bimbingan atau pola asuh kepada anak tunarungu seringkali orang tua memiliki hambatan atau kesulitan yang dialami maka dari itu perlu adanya kerjasama atau bantuan dari berbagai pihak untuk membantu dalam mengasuh dan mengatasi anak tunarungu seperti sekolah, dokter atau psikolog dalam memantau perkembanagn mental, sikap dan karakter anak 

Penulis : Indri (Ketua Hima PGSD


Bagikan Berita Ini

Facebook Twitter Whatsapp