Workshop Menuju Jurnal Terakreditasi: Arah Menuju Research Based Campus



Kuningan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendiikan (STKIP) Muhamamdiyah Kuningan menyelenggarakan kegiatan Workshop Menuju Jurnal Terakreditasi pada hari sabtu, (18/1/2020). Kegiatan dilaksanakan di Gedung Rektorat Lantai 3 Kampus STKIP Muh. Kuningan. Dengan mendatangkan narasumber Dr. Fahrus Zaman Fadly, M.Pd yang merupakan Editor in-Chief Indonesia EFL Journal dan Managing Editor ERJEE.

Menurut Ketua STKIP Muhamamdiyah Kuningan bahwa “workshop yang dilakukan selama satu hari ini merupakan salah satu program unggulan STKIP Muhammadiyah Kuningan dalam hal ini berkaitan dengan peningkatan kualitas akademik sesuai dengan Visi STKIP Muhamamdiyah Kuningan yang memberikan penguatan kepada 3 (tiga) ranah yaitu: pendidikan, teknologi, dan kewirausahaan, dalam konteks pendidikan tentu didalamnya ada Catur Dharma Perguruan Tinggi salah satu dari dhara tersebut adalah penelitian. Penguatan penelitian ini sendiri adalah publikasi yang merupakan luaran yang harus dicapai oleh semua dosen di STKIP Muhammadiyah Kuningan, sehingga program workhsop jurnal ini merupaka program yang akan mengantarkan STKIP Muhammadiyah Kuningan di tahun 2020 bisa mencapai 8 (delapan) jurnal terakreditasi, dan kita akan menaregtkan 50% nya terakreditasi Sinta 3 tau Sinta 2”. (18/1)

Acara ini dihadiri khusus oleh para pengelola jurnal yang ada kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan. Dari 8 (delapan) jurnal yang ada yang sudah terakreditasi jurnal dan terindeks SINTA adalah: Jurnal Juara (Terindeks Sinta 4), Jurnal Pelita PAUD (Terindeks Sinta 4), Jurnal Jumlahku (Terindeks Sinta 4). Beberapa jurnal selebihnya masih dalam proses menuju terakreditasi yaitu: Jurnal Jaladri, Jurnal Educater, Jurnal Lensa Pendas, Jurnal JPESS dan Jurnal ICT Learning.

"Workshop ini sangatlah penting untuk diikuti oleh pengelola jurnal yang ada di STKIP Muhamamdiyah Kuningan, guna memberi spirit baru dalam pembenahan jurnal. Terlebih saat ini banyak aturan terbaru dalam penghitungan angka kredit dosen yang terkait dengan penelitian menggunakan indeksasi jurnal Sinta sebagai acuan penilaian." ungkap pengelola Jurnal Jaladri Leni Nura'aeni, M.Hum saat dimintai konfirmasi, Sabtu (18/1/2020)

Adapun, Dr. Fahrus Zaman Fadly, mengungkapkan “bahwa untuk terakreditasi di Sinta 3 atau 2, jurnal harus terbukti mampu menjaga tidak hanya kualitas substansi dari pada isi artikel itu sendiri melainkan juga manajerial jurnal yang baik.”

“Kami bersepakat workshop ini sangat penting sebagai salah satu langkah konkrit dalam mendorong peningkatan kualitas jurnal terakreditasi, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kemenristekdikti,” ujar ketua LPPM, Dadang Cunandar, M.Pd dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/1/2020). (sekre/asa)


Bagikan berita ini | Facebook Twitter Whatsapp